Ikuti China, Korea Utara Turut Kecam Pelosi

CNN Indonesia
Sabtu, 06 Agu 2022 13:50 WIB
Korea Utara ikut mengecam aksi Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi. Korut menyebut Pelosi sebagai 'perusak perdamaian internasional yang paling buruk'. Ilustrasi. Korea Utara ikut mengecam aksi Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi. (iStockphoto/narvikk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menyusul China, kini Korea Utara ikut mengecam aksi Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi. Korut menyebut Pelosi sebagai 'perusak perdamaian internasional yang paling buruk'.

Kecaman itu disampaikan setelah Pelosi mengunjungi Daerah Keamanan Bersama atau Joint Security Area (JSA) antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Kecaman itu juga diberikan dalam merespons kedatangan Pelosi ke Taiwan yang menyulut amarah China beberapa waktu lalu. Diketahui, China adalah sekutu dan mitra dagang utama Korut.

"Pelosi, perusak perdamaian dan stabilitas internasional yang paling buruk. Menimbulkan kemarahan rakyat China," ujar salah seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korut, Jo Yong Sam, melansir AFP.

Yong Sam juga mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) harus membayar mahal atas semua masalah yang ditimbulkannya.

Pelosi menjadi pejabat tertinggi AS yang kembali mengunjungi JSA setelah pertemuan mantan Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong Un di tempat yang sama pada 2019 lalu.

Sebelum kunjungannya ke JSA, Pelosi juga sempat membahas soal ancaman yang ditimbulkan program nuklir Korea Utara. Kondisi itu disebutnya sebagai 'situasi serius'.

Pelosi juga menyerukan pentingnya pencegahan yang kuat terhadap program nuklir tersebut.

"AS hanya menambahkan bahan bakar ke api," tambah Yong Sam.

JSA merupakan satu-satunya wilayah di sepanjang 250 kilometer perbatasan Korut dan Korsel yang tegang. Di tempat itu, tentara Korut dan Komando PBB yang dipimpin AS saling berhadapan.

Komentar ini muncul sepekan setelah Kim Jong Un mengatakan Korut siap untuk memobilisasi penangkal nuklirnya dalam konflik militer dengan AS dan Seoul.

Korut telah melakukan serangkaian uji coba senjata sepanjang tahun ini. Termasuk diantaranya menembakkan rudal balistik antarbenua untuk pertama kalinya sejak 2017.

(tim/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER