'Diusir' Singapura, Eks Presiden Sri Lanka Disebut Bakal ke Thailand

CNN Indonesia
Rabu, 10 Agu 2022 17:00 WIB
Mantan presiden Sri Lanka yang kabur di tengah krisis, Gotabaya Rajapaksa, dikabarkan akan tiba di Thailand setelah masa izin tinggalnya di Singapura habis. Mantan presiden Sri Lanka yang kabur di tengah krisis, Gotabaya Rajapaksa, dikabarkan akan tiba di Thailand setelah masa izin tinggalnya di Singapura habis. (AP/Eranga Jayawardena)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan presiden Sri Lanka yang kabur dan digulingkan di tengah krisis, Gotabaya Rajapaksa, dikabarkan akan tiba di Thailand setelah masa izin tinggalnya di Singapura habis.

Dua sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Rajapaksa akan meninggalkan Singapura dan pergi ke Ibu Kota Thailand, Bangkok, pada Kamis (11/8).

Kementerian Luar Negeri Sri Lanka belum merespons permintaan komentar Reuters.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Thailand, Ratchada Thanadirek, enggan berkomentar saat dihubungi Reuters.

Di sisi lain, presiden Sri Lanka saat ini, Ranil Wickremesinghe, mengatakan bahwa Rajapaksa tak mungkin kembali ke negara itu dalam waktu dekat.

"Saya tidak meyakini sekarang adalah waktu yang tepat baginya untuk kembali. Tak ada indikasi dia akan segera kembali," kata Wickremesinghe kepada The Wall Street Journal pada 31 Juli lalu.

Sementara itu, beberapa pakar hukum menilai Rajapaksa tak akan mendapatkan perlindungan hukum jika menghadapi tuntutan ketika ia pulang ke Sri Lanka.

Rajapaksa kabur ke Maladewa lalu Singapura pada 14 Juli lalu. Namun, Singapura membatasi kunjungan Rajapaksa hingga awal Agustus.

[Gambas:Video CNN]

Ia kabur setelah massa menyerbu kediamannya di Kolombo. Massa mendesaknya mundur.

Para pengkritik dan demonstran menuduh Rajapaksa dan keluarganya salah mengatur ekonomi Sri Lanka selama menjadi presiden.

Salah atur ini menyebabkan Sri Lanka harus menghadapi krisis ekonomi terparah sejak negara itu merdeka dari Inggris pada 1948.

Sejak meninggalkan Sri Lanka, Rajapaksa belum pernah lagi muncul di hadapan publik, pun memberikan komentar.

(pwn/has)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER