Berikut kronologi Liz Truss dikecam karena membawa perekonomian Inggris menjadi semakin buruk hingga akhirnya ia mundur dari posisi PM Inggris.
5 September: Truss Mulai Menjabat Jadi PM
Sebagaimana diberitakan CNN, Truss dideklarasikan sebagai pemenang kepemimpinan Partai Konservatif pada 5 September, setelah eks Perdana Menteri Boris Johnson mengundurkan diri akibat skandal etika.
Namun, Truss memimpin kala situasi Inggris sedang tidak baik-baik saja. Negara itu berhadapan dengan ekonomi buruk, kenaikan harga biaya hidup, dan keruntuhan layanan kesehatan.
Truss juga menuturkan prioritas pemerintahannya adalah mengendalikan harga energi yang semakin tinggi, meningkatkan keamanan energi Inggris, dan memperbaiki layanan kesehatan nasional.
8 September: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia
Ratu Elizabeth II meninggal dunia tiga hari setelah Truss memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif.
Kematian Ratu membuat warga Inggris berduka. Truss juga turut mengungkapkan penghormatannya kepada Ratu.
"Ratu Elizabeth II merupakan batu pembangunan Inggris modern. Negara kita telah bertumbuh dan berkembang di bawah kepemimpinannya," ujar Truss.
Pada 23 September, Truss dan mantan Menteri Keuangan Kwasi Kwarteng mengungkapkan rencana besar mereka untuk mengeluarkan Inggris dari resesi.
Salah satu kebijakan yang diambil adalah pemotongan pajak yang rencananya didanai oleh pinjaman pemerintah.
Namun, kebijakan itu tak memiliki rencana jelas.
Tak hanya itu, Kwarteng menuturkan tidak ada waktu untuk melakukan audit seperti yang dilakukan biasanya.
Langkah itu mengagetkan pasar finansial dan menjatuhkan nilai poundsterling.
Meski begitu, Truss membela keputusan Kwarteng dengan menyebut bahwa pemotongan pajak ini "memberikan intensif kepada bisnis untuk berinvestasi, dan kami juga menolong masyarakat awam dalam pajak mereka."
Namun, nilai obligasi Inggris turus merosot, meningkatkan harga pinjaman, memicu kekacauan di pasar hipotek, dan membuat biaya pensiunan di ambang kebangkrutan.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
14 Oktober: Truss Memecat Menkeu Kwarteng
Akibat masalah ini, Truss meninggalkan rencana pemotongan pajak tersebut lalu memecat Kwarteng.
Kwarteng juga menuturkan ia setuju untuk lengser atas perintah Truss.
Truss kemudian menunjukkan mantan Sekretaris Luar Negeri Jeremy Hunt sebagai pengganti Kwarteng. Hunt menjadi menteri keuangan Inggris keempat hanya dalam waktu tiga bulan.
Hanya tiga hari setelah menjabat, Hunt mencabut hampir seluruh kebijakan pajak yang direncanakan Truss dan Kwarteng.
Tindakan ini diambil untuk menenangkan pasar dan mengembalikan kredibilitas pemerintah.
Rencana pemotongan tarif dasar pajak penghasilan pada April 2023 ditunda dalam waktu yang tidak tentu.
Pemerintah Inggris mengaku masih menjamin harga energi rumah tangga dan bisnis pada musim dingin ini. Namun, Inggris tidak berkomitmen untuk membatasi harga energi setelah musim semi berikutnya.
Rencana-rencana ini sama saja dengan menghancurkan rencana keuangan Truss dan membuatnya terancam lengser dari posisinya.
Sementara itu, investor mendukung rencana baru Hunt ini.
Menteri Dalam Negeri Suella Braverman mengumumkan pengunduran dirinya dari kabinet Truss.
Braverman mengungkapkan dia mengundurkan diri karena isu penggunaan surel pribadi yang melanggar aturan kementerian. Ia juga sedikit mengkritik pemerintahan Truss dalam surat pengunduran dirinya.
"Bisnis pemerintah mengandalkan orang-orang yang bertanggung jawab atas kesalahan mereka. Berpura-pura kita tidak melakukan kesalahan, terus bekerja seakan orang tidak melihat kesalahan kita, dan berharap masalah bakal secara secara ajaib selesai bukanlah politik yang serius," ujarnya.
Berikut kronologi Liz Truss dikecam karena membawa perekonomian Inggris menjadi semakin buruk hingga akhirnya ia mundur dari posisi PM Inggris.
5 September: Truss Mulai Menjabat Jadi PM
Sebagaimana diberitakan CNN, Truss dideklarasikan sebagai pemenang kepemimpinan Partai Konservatif pada 5 September, setelah eks Perdana Menteri Boris Johnson mengundurkan diri akibat skandal etika.
Namun, Truss memimpin kala situasi Inggris sedang tidak baik-baik saja. Negara itu berhadapan dengan ekonomi buruk, kenaikan harga biaya hidup, dan keruntuhan layanan kesehatan.
Truss juga menuturkan prioritas pemerintahannya adalah mengendalikan harga energi yang semakin tinggi, meningkatkan keamanan energi Inggris, dan memperbaiki layanan kesehatan nasional.
8 September: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia
Ratu Elizabeth II meninggal dunia tiga hari setelah Truss memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif.
Kematian Ratu membuat warga Inggris berduka. Truss juga turut mengungkapkan penghormatannya kepada Ratu.
"Ratu Elizabeth II merupakan batu pembangunan Inggris modern. Negara kita telah bertumbuh dan berkembang di bawah kepemimpinannya," ujar Truss.
Pada 23 September, Truss dan mantan Menteri Keuangan Kwasi Kwarteng mengungkapkan rencana besar mereka untuk mengeluarkan Inggris dari resesi.
Salah satu kebijakan yang diambil adalah pemotongan pajak yang rencananya didanai oleh pinjaman pemerintah.
Namun, kebijakan itu tak memiliki rencana jelas.
Tak hanya itu, Kwarteng menuturkan tidak ada waktu untuk melakukan audit seperti yang dilakukan biasanya.
Langkah itu mengagetkan pasar finansial dan menjatuhkan nilai poundsterling.
Meski begitu, Truss membela keputusan Kwarteng dengan menyebut bahwa pemotongan pajak ini "memberikan intensif kepada bisnis untuk berinvestasi, dan kami juga menolong masyarakat awam dalam pajak mereka."
Namun, nilai obligasi Inggris turus merosot, meningkatkan harga pinjaman, memicu kekacauan di pasar hipotek, dan membuat biaya pensiunan di ambang kebangkrutan.
Lanjut baca di halaman berikutnya...
Kronologi Eks PM Liz Truss Mundur di Tengah Krisis Inggris
Liz Truss mundur dari PM Inggris. (AP/Frank Augstein)
14 Oktober: Truss Memecat Menkeu Kwarteng
Akibat masalah ini, Truss meninggalkan rencana pemotongan pajak tersebut lalu memecat Kwarteng.
Kwarteng juga menuturkan ia setuju untuk lengser atas perintah Truss.
Truss kemudian menunjukkan mantan Sekretaris Luar Negeri Jeremy Hunt sebagai pengganti Kwarteng. Hunt menjadi menteri keuangan Inggris keempat hanya dalam waktu tiga bulan.
Hanya tiga hari setelah menjabat, Hunt mencabut hampir seluruh kebijakan pajak yang direncanakan Truss dan Kwarteng.
Tindakan ini diambil untuk menenangkan pasar dan mengembalikan kredibilitas pemerintah.
Rencana pemotongan tarif dasar pajak penghasilan pada April 2023 ditunda dalam waktu yang tidak tentu.
Pemerintah Inggris mengaku masih menjamin harga energi rumah tangga dan bisnis pada musim dingin ini. Namun, Inggris tidak berkomitmen untuk membatasi harga energi setelah musim semi berikutnya.
Rencana-rencana ini sama saja dengan menghancurkan rencana keuangan Truss dan membuatnya terancam lengser dari posisinya.
Sementara itu, investor mendukung rencana baru Hunt ini.
Menteri Dalam Negeri Suella Braverman mengumumkan pengunduran dirinya dari kabinet Truss.
Braverman mengungkapkan dia mengundurkan diri karena isu penggunaan surel pribadi yang melanggar aturan kementerian. Ia juga sedikit mengkritik pemerintahan Truss dalam surat pengunduran dirinya.
"Bisnis pemerintah mengandalkan orang-orang yang bertanggung jawab atas kesalahan mereka. Berpura-pura kita tidak melakukan kesalahan, terus bekerja seakan orang tidak melihat kesalahan kita, dan berharap masalah bakal secara secara ajaib selesai bukanlah politik yang serius," ujarnya.