Seorang warga kota pesisir Higuerote, Venezuela, menceritakan detik-detik terjadinya serangkaian ledakan yang mengguncang wilayah tersebut.
Warga berusia 23 tahun itu mengaku awalnya mengira suara ledakan sebagai kembang api sebelum menyadari situasi yang jauh lebih serius.
Menurut kesaksiannya, ledakan terjadi berulang kali hingga membuat tanah bergetar dan memicu kepanikan warga. Langit di atas kota dilaporkan berubah menjadi merah, sementara warga berlarian keluar rumah sambil berteriak ketakutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Higuerote terletak sekitar 85 kilometer di sebelah timur Caracas dan merupakan salah satu kota pesisir di Venezuela.
Media lokal Efecto Cocuyo dan Tal Cual Digital melaporkan suara ledakan juga terdengar di Negara Bagian La Guaira, wilayah utara ibu kota Caracas.
Warga tersebut mengatakan setelah ledakan pertama, situasi sempat hening selama sekitar 20 menit. Namun, suara pesawat kembali terdengar, disusul dua ledakan lainnya yang membuat seluruh area kembali bergetar.
"Ledakan-ledakan itu terlihat terarah, tetapi seolah-olah menghancurkan seluruh bandara," katanya dikutip CNN, Sabtu (3/1).
Hingga beberapa jam setelah kejadian, ia mengaku belum mendengar suara sirene ambulans, polisi, maupun pemadam kebakaran. Ledakan terakhir disebut terjadi sekitar 40 menit sebelum kesaksiannya disampaikan.
Sementara itu, warga masih diliputi ketakutan. Banyak warga dilaporkan membagikan rekaman video kejadian melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari otoritas Venezuela terkait sumber ledakan maupun dampak kerusakan dan korban akibat peristiwa tersebut.