Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan negaranya mendukung penuh tindakan tegas Amerika Serikat di Venezuela. Menurut Netanyahu hal tersebut memang perlu dilakukan AS.
Pernyataan tersebut dilontarkan Netanyahu sehari setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam sebuah operasi militer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait Venezuela, saya ingin menyampaikan dukungan dari seluruh pemerintah Israel atas keputusan yang tegas dan tindakan kuat Amerika Serikat untuk memulihkan kebebasan dan keadilan di kawasan tersebut," kata Netanyahu saat membuka rapat kabinet, melansir AFP, Minggu (4/1).
Sebelumnya, AS melancarkan serangan militer dan menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro di kediamannya di Caracas. Ini merupakan puncak agresi Presiden AS Donald Trump ke Venezuela sejak periode pertama ia memimpin.
Penangkapan Maduro sendiri menambah panjang daftar pemimpin negara yang ditangkap oleh AS. Sebelumnya AS sudah menangkap paksa pemimpin Panama Manuel Noriega, Presiden Irak Saddam Husein, hingga Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diseret keluar dari kamar tidur mereka oleh pasukan AS. Keduanya ditangkap tengah malam saat sedang tidur.
Penangkapan dan penggerebekan Maduro serta ibu negara Venezuela dilakukan oleh Delta Force, satuan elite Angkatan Darat AS.
Menurut Trump, Maduro ditangkap dalam sebuah rumah yang diklaimnya mirip benteng. Ia mengatakan rencana awal adalah menangkap Maduro pada awal pekan ini, tetapi pasukan AS harus menunggu kondisi cuaca yang tepat.
Dalam sebuah wawancara dengan "Fox & Friends Weekend", Trump menjelaskan Maduro berada di sebuah rumah yang "sangat dijaga ketat" saat hendak ditangkap.
Maduro dan istrinya dibawa dengan helikopter ke USS Iwo Jima, yang kemudian dibawa ke New York.
Ia lalu dibawa ke pusat tahanan Brooklyn, New York menggunakan menggunakan kendaraan khusus setelah tiba di Manhattan dari pangkalan udara nasional Stewart menggunakan helikopter.
Maduro akan menghadapi dakwaan di pengadilan federal AS di Manhattan atas tuduhan narkoterorisme.