Anies Heran Elektabilitasnya Tak Kunjung Tinggi

Abi Sarwanto | CNN Indonesia
Rabu, 21 Des 2016 17:23 WIB
Anies mempertanyakan survei terbaru dari Litbang Kompas yang menempatkan dirinya di posisi terakhir dengan elektabilitas 19,5 persen suara. Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa heran dengan elektabilitasnya yang tak kunjung meningkat berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anies Baswedan merasa heran dengan hasil survei terbaru dari Litbang harian Kompas yang menempatkan dirinya bersama Sandiaga Uno di posisi buncit di antara tiga pasangan calon calon gubernur DKI Jakarta.

Dari hasil survei terbaru Litbang Kompas, Anies-Sandiaga Uno hanya mendapat 19,5 persen atau berada di peringkat terakhir. Menurut Anies, angka yang diperoleh dari survei tersebut jauh dari prediksinya.

"Jauh sekali (hasil survei Litbang Kompas). Makanya kami heran, tapi ya tidak apa-apa," kata Anies di Pulonangka, Jakarta Timur, Rabu (21/12).


Keheranan Anies bertambah karena menurutnya, survei Litbang Kompas menunjukkan ada suara dari dirinya dan Sandiaga yang hilang atau berpindah ke pasangan calon lain.

Anies heran. Sebab, baginya, hilang atau berpindahnya suara biasanya dibarengi oleh sebuah peristiwa besar.

"Kalau hilang itu ya diperlukan sebuah peristiwa besar. Kalau tidak ada peristiwa dan hilang, saya tidak tau hilangnya di mana. Maksudnya sulit dijelaskan," ujar Anies.

Ia juga menyatakan tidak meggunakan survei eksternal sebagai rujukan. Sebab, kata dia, hasil survei sejumlah lembaga bukan merupakan sebuah hasil final.

"Karena yang penting itu bukan nomor satu atau dua di tanggal 21 Desember, tapi yang penting itu nomor satu atau dua di 15 Februari. Karena itulah yang menentukan hasil. Bukan hari ini," ujarnya.

Anies menjelaskan, tidak akan mengubah pola kampanye maupun strategi yang telah dijalankan selama ini. Menurutnya, survei hanya bagian dari pembentukan opini di masyarakat.

Ia pun meminta kepada seluruh relawan Anies-Sandi agar fokus bekerja dan mensosialisasikan diri kepada warga Jakarta dan tidak terpengaruh atas hasil survei eksternal.

"Buat para relawan semua, lihat angka survei internal kita yang sampelnya pun sampai 3.000, jadi jauh lebih akurat," kata Anies.

Hasil survei Litbang Kompas yang dirilis hari ini menyimpulkan jika Pilkada digelar saat ini, maka elektabilitas pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebesar 37,1 persen. Kemudian diikuti pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat sebesar 33 persen, dan Anies-Sandi dengan 19,5 persen.

Survei diselenggarakan pada 7-15 Desember 2016, dengan cara tatap muka terhadap 800 responden secara acak yang tersebar di enam kota/kabupaten di Jakarta. Jumlah responden di setiap wilayah ditetapkan secara proporsional.

Survei dilakukan menggunakan metode pencuplikan sistematis dari daftar pemilih sementara (DPS) DKI Jakarta. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error plus minus 3,46 persen.
(wis/obs)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER