Menurut Sunarbowo, mereka rencananya bakal memaksimalkan alat deteksi sonar yang dimiliki satuan gugus laut dari KRI Banda Aceh, RSS Swift, dan USS Sampson untuk mencari jejak-jejak dari pesawat yang menghilang pada akhir pekan lalu itu.
Sunarbowo juga menerangkan sejauh ini belum ada tim penyelam yg diterjunkan ke laut. Tim penyelam itu sebenarnya telah siap bertugas, namun masih menunggu titik pasti lokasi pesawat AirAsia.
"Penyelaman itu pun dilakukan dalam kondisi laut tenang," ujarnya, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mempermudah kerja pencarian dan evakuasi, bantuan kapal kembali datang. Kali ini, bantuan datang dari kapal tanker SKK Migas yang membawa suplai BBM bagi kapal pencari.
Tak hanya itu, Basarnas juga sudah berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut untuk mengirimkan kapal bantuan guna mengangkut logistik.
"Dari TNI AL saya instruksikan untuk memberangkatkan kapal tanker KRI Sorong untuk mendukung logistik di daerah operasi," ucap Soelistyo di kantor Badan SAR Nasional. (sip)