Menurut keterangan Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto, pesawat ini dilengkapi dengan detektor metal. "Pesawat intai Maritim Kapal Selam AU Korsel ini akan membantu melokalisir badan utama pesawat Airbus yang hilang," kata Hadi dalam pernyataan tertulisnya.
Dalam misi kali ini, kedua pilot dan delapan kru penerbang pesawat Orion didampingi oleh observer/penerjemah TNI AU Mayor Penerbang Trinanda Hasan.
Armada ini terpantau lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma pukul 08.50 WIB. Sama seperti kemarin, pesawat ini juga akan mengudara selama 7 jam dengan rincian dua jam perjalanan dan lima jam pencarian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, Badan SAR Nasional menetapkan area pencarian masih sama seperti kemarin yakni seluas 13.500km persegi. Namun mereka berharap para penyelam bisa terjun ke laut dan melakukan pencarian lebih maksimal. (sip)