Penambahan sektor prioritas operasi dan pengerahan kapal untuk mencari jenazah korban di luar sektor prioritas menjadi sasaran yang akan dilakukan.
Sebelumnya, pada Selasa (6/1) Basarnas juga telah menambah sektor prioritas operasi di bagian barat perairan Teluk Kumai, Pangkalan Bun. Namun sayang, evakuasi korban maupun badan besar pesawat dan kotak hitam belum berhasil dilakukan di sektor baru tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua objek metal di dasar laut ditemukan oleh kapal USS Fort Worth pada Selasa (6/1) sore. Kemudian hanya ada dua tambahan penemuan jenazah korban QZ8501 pada operasi kemarin.
Besar harapan seluruh tim gabungan operasi kemanusiaan ini untuk segera menemukan badan utama pesawat yang diduga berada di dasar laut Selat Karimata. Dugaan masih banyaknya korban yang terjebak di dalam pesawat menjadi alasan gencarnya pencarian badan pesawat hingga Rabu (7/1) ini.
Penyisiran untuk terus mencari black box juga dilakukan seiring dengan pencarian badan utama pesawat. Karena berdasarkan pengalaman Basarnas selama ini, kotak hitam yang berisi rekaman data penerbangan itu kerap ditemui berada di lokasi yang tidak jauh dari badan utama pesawat berada.
Faktor cuaca hari ini di sekitar area operasi cukup kondusif. Dari perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rabu (7/1), cuaca diprediksi hujan dengan intensitas ringan di Pangkalan Bun. Adapun kecepatan angin mencapai 20 kilometer/jam. (obs/obs)