Jumat (9/1), sinyal dari kotak hitam QZ8501 tertangkap oleh pinger locator Kapal Jadayat milik Kementerian Perhubungan. Kotak hitam tak lagi berada di ekor pesawat yang telah ditemukan, melainkan di lokasi berjarak sekitar satu kilometer dari ekor pesawat. (Baca: Sinyal Kotak Hitam QZ8501 Tertangkap Kapal Jadayat)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinyal yang tertangkap KN Jadayat berasal dari perangkat underwater locator beacon (ULB) yang berada pada kotak hitam QZ8501. ULB dan kotak hitam merupakan satu kesatuan.
Sinyal ping tersebut membuat KNKT yakin kotak hitam dapat ditemukan. “Apalagi banyak yang bantu pencarian. Saya lihat kerjasama antara Basarnas, TNI AU, TNI AL, dan instansi lain sangat kompak,” kata dia.
Kotak hitam merupakan kunci untuk menguak misteri di balik kecelakaan AirAsia QZ8501. Alat itu berisi rekaman percakapan antara pilot di kokpit pesawat dengan menara pemandu lalu-lintas udara atau air traffic controller (ATC) di bandara. (agk)