Ketua Tim Investigasi Mardjono Siswosuwarno, Kamis (15/1) mengatakan, adanya kasus kecelakaan pesawat saat ini membuat banyak orang menebak dan mudah percaya. Misalnya sebuah rekaman yang diklaim isi kotak hitam QZ8501 yang beberapa waktu lalu tersebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu ia berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya apalagi ikut menyebarkan rekaman palsu itu. Sesuai dengan peraturan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) annex 13, isi kotak hitam tidak boleh disiarkan oleh siapapun ke publik.
Hingga saat ini tim investigasi musibah QZ8501 dari KNKT masih melakukan persiapan menuju proses pembuatan transkripsi dari data yang ada di dalam CVR dan FDR. Diperkirakan proses transkripsi akan selesai dilakukan dalam satu atau dua pekan ke depan.
Beberapa waktu lalu sempat beredar luas rekaman yang diklaim merupakan percakapan antara pilot dan kopilot pesawat QZ8501. Sebelumnya ada pula rekaman yang dinyatakan sebagai rekaman antara petugas pengatur lalu lintas udara (ATC) dengan pilot QZ8501. (sur/sip)