"Pelemahan itu sistematis. Setelah Bambang, Adnan Pandu, kemudian Zulkarnain (yang diserang)," kata Todung di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (24/1).
Jika terjadi semua wakil ketua dinonaktifkan, menurutnya, KPK akan lumpuh karena hanya tinggal sang Ketua Abraham Samad.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari setelah penetapan tersebut, yakni pada Sabtu (24/1) seorang pelapor lain datang ke Bareskrim Polri. Muchlis Ramdhan, sang kuasa hukum pelapor, mengatakan Adnan Pandu Praja diduga terlibat pengambilalihan paksa saham PT Desy Timber. Hingga saat ini, belum ada respon dari Adnan terkait pelaporan tersebut.
"Kami semua tidak ikhlas dan tidak akan membiarkan KPK dilumpuhkan seperti itu," ujarnya. (utd/gen)