"Kami berusaha untuk menyampaikan masukan kepada Presiden," ujar Jimly di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa malam (27/1), usai menggelar pertemuan dengan Menteri Sekertaris Negara Pratikno dan anggota Tim 9 lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jimly menjelaskan nantinya tim akan memberikan rekomendasi-rekomendasi kepada Presiden terkait polemik yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri. Meski demikian, Presiden bisa saja mengambil langkah lain yang lebih riil jika rekomendasi yang diberikan Tim Independen dirasa kurang pas.
Namun, ujar Jimly, Tim Independen dibentuk secara sengaja oleh Presiden agar dapat memberikan rekomendasi-rekomendasi nyata yang bisa langsung dilaksanakan oleh pemerintah untuk menyelamatkan kedua lembaga penegak hukum itu.
"Tapi itu tidak menutup kemungkinan kalau pertimbangan yang lebih luas dari Presiden sebagai kepala negara. Ya, bisa saja tidak sepenuhnya 100 persen tapi setidaknya 90 persen dilaksanakan," ujar Jimly. (meg)