Jokowi menyampaikan hal ini di depan ratusan kepala daerah yang hadir dalam rapat konsolidasi gelombang I dan II di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1). Dalam pertemuan tersebut beberapa bupati mengeluhkan dana transfer ke daerah masih kurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia belum yakin apakah dana dari ruang fiskal tersebut akan diberikan dalam bentuk Dana Alokasi Khusus atau Dana Alokasi Umum. "Masih dirumuskan apakah dalam bentuk DAK, apakah dalam bentuk transfer daerah," katanya. Ia berharap dengan alokasi tambahan ini daerah punya keluasan untuk mengelola itu lebih baik.
Saat ini, Sang Presiden memimpin rapat konsolidasi gelombang III dengan 110 bupati dari wilayah Indonesia bagian timur, di antaranya bupati dari Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 21 orang, Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 15 orang, Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 12 orang, Provinsi Sulawesi Utara sebanyak 11 orang, Provinsi Gorontalo sebanyak 5 orang, Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 6 orang, Provinsi Papua sebanyak 28 orang, dan Provinsi Papua Barat sebanyak 12 orang. (sur/sip)