Andi mengakui, pilihan paling ideal untuk mengatasi polemik pencalonan Kapolri adalah Budi Gunawan mundur. Hal itu yang kemarin disampaikan oleh Mensesneg Pratikno. Namun belakangan Budi menyatakan belum mau mundur dengan alasan ingin menyelesaikan dulu sidang praperadilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ada pula opsi status quo dengan kondisi sekarang ini sambil menunggu adanya kalkulasi baru. Saat ini meski pucuk pimpinan Polri lowong, tugas dan wewenang Kapolri dilaksanakan oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti.
Pernyataan Ketua Tim 9 Syafii Maarif yang menyatakan bahwa Presiden tak akan melantik Budi sebagai Kapolri enggan ditanggapi Andi. Andi malah mengaku belum tahu jika ada komunikasi antara Presiden dengan Syafii Maarif. "Secara formal Presiden menemui Tim 9 minggu lalu," katanya.
Setelah pertemuan formal itu menurutnya belum ada lagi pertemuan antara Presiden dengan tim independen tersebut. Komunikasi yang terjadi setelah itu hanya bersifat pribadi, seperti dengan Ketua Tim 9 Syafii Maarif.
Isi komunikasi itu yang kemudian disampaikan Syafii kepada wartawan. Syafii mengatakan bahwa Presiden menyampaikan kepadanya bahwa tidak akan melantik Budi sebagai Kapolri.
Andi menegaskan, Presiden sampai saat ini belum memutuskan apapun dan masih menunggu waktu yang tepat. Kemungkinan keputusan itu akan disampaikan pekan depan usai kunjungan Presiden ke tiga negara. Menurut Andi, Presiden pada dasarnya sudah punya keputusan. Namun menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya ke publik. (sur/obs)