"Negara ini butuh doktor, professor, pengusaha besar, birokrat hebat, dan ini semua membutuhkan ilmu yang tidak akan berhenti," kata JK.
Dia menilai, saat ini terlalu banyak pemuda yang aktif turun menjalankan demonstrasi atau protes-protes yang tidak memiliki sifat berkepanjangan. JK berharap, sudah seharusnya kaum muda terus berusaha untuk melakukan perubahan, tanpa harus turun ke jalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK juga sempat mengatakan harapannya yang menginginkan kaum muda Indonesia aktif untuk mencari ilmu ke negara seberang. Harapannya, usai bersekolah di negeri orang, mereka terpicu untuk mengabdi dan ikut membangun Indonesia.
Dalam peringatannya yang ke-68, hadir juga beberapa menteri Kabinet Kerja yang tercatat sebagai anggota HMI. Mereka adalah Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN&RB) Yuddy Chrisnandi, Menteri Agraria dan Tata Ruang Fery Mursyidan Baldan dan Menteri Olah raga Imam Nachrowi.
Sedangkan, dari pimpinan lembaga negara, turut hadir Ketua MPR Zulkilfi Hasan dan Ketua DPD Irman Gusman. Selain itu tampak hadir pula politikus senior Partai Golkar, Akbar Tandjung. (meg)