“Malaysia tidak boleh masuk perairan Indonesia sampai yang 12 mil itu,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, JK mengatakan pemerintah telah mempertanyakan maksud Malaysia mendatangi perairan Ambalat. “Diselesaikan secara bersahabat dulu. Kami menyampaikan pertanyaan, kalau perlu protes,” kata dia.
Kesembilan pelanggaran oleh Malaysia itu dilakukan saat pesawat tempur Indonesia sedang tidak ada di Kalimantan atau Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiadaan penjagaan membuat pesawat Malaysia dengan seenaknya masuk wilayah udara RI.
Malaysia biasanya mencoba masuk dari tepi perbatasan Indonesia. “Jika pesawat kita ada di sana, mereka tak mau melakukan itu. Namun jika mereka tahu tak ada pesawat kita di Tarakan, mereka masuk. Kalau kita kejar dari Jawa, mereka keburu hilang," ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Fuad Basya. (Baca juga: TNI Geram, Pesawat Malaysia Masuk Ambalat 9 Kali)
Saat ini TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara kini menggelar Operasi Sakti di sekitar Blok Ambalat. Kedua matra TNI itu menurunkan tiga kapal perang dan jet tempur Sukhoi Su-27, Su-30, serta tiga F-16 Fighting Falcon. (agk)