Wagub DKI Minta PLN Bangun Gardu Listrik Khusus Pompa Air

Gito Yudha Pratomo, CNN Indonesia | Rabu, 11/02/2015 17:49 WIB
Wagub DKI Minta PLN Bangun Gardu Listrik Khusus Pompa Air Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kedua kanan) dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo (keempat kiri) menyusuri aliran Sungai Ciliwung menggunakan perahu karet di Markas Rindam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (11/2). (Antara/Widodo S Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Perusahaan Listrik Negara membangun gardu listrik khusus untuk pompa waduk. Gardu listrik ini diharapkan jadi objek vital sehingga mendapat prioritas untuk tetap menyala.

"Pompa kita diberi gardu listrik sendiri, terpisah dengan kawasan sekitar. Jadi kalo PLN mau mematikan listrik, pompa air tidak padam karena termasuk objek vital," kata Djarot, Rabu (11/2) saat melalukan mengunjungi Waduk Kodamar, Jakarta Utara.

Untuk mewujudkan hal ini, Djarot mengaku akan menyurati PLN agar gardu di pompa air waduk mendapat perhatian khusus. "Kami akan ajukan surat ke PLN untuk buat gardu sendiri," lanjutnya.


Listrik yang menjadi sumber tenaga pompa di Waduk Pluit diketahui padam Senin (9/2) lalu. Akibatnya, waduk meluap karena tak mampu menampung aliran air dari sungai. Penuhnya waduh berimbas hingga ke tengah kota. Jalanan depan istana hingga kantor Gubernr DKI tergenang.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sampai harus mengadukan hal ini pada Presiden Joko Widodo. Padamnya aliran listrik pada pompa waduk meski hanya sementara bisa berdampak pada telatnya pengosongan volume air di Waduk.

Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Koesdianto menyatakan, pemadaman aliran listrik yang mengaliri fasilitas pompa pengontrol banjir di Waduk Pluit dilakukan karena PLN perlu mengubah pasokan listrik untuk mengisolasi jaringan di gardu-gardu listrik yang terendam banjir. (sur/obs)