Rapat dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri terkait, di antaranya Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Yasonna Laoly mengatakan, ada konsekuensi dari pembatalan undang-undang tersebut. Karena itu pemerintah keputusan MK yang membatalkan Undang-undang Sumber Daya Air tersebut harus ditindaklanjuti.
Selain itu, antisipasi juga terkait dengan aturan yang berlaku apakah akan kembali pada Undang-undang Nomor 11 tahun 1974 tentang Pengairan. "Ini yang harus diantisipasi," katanya. (sur)