Penanggung Jawab Umum penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika Luhut Panjaitan pun mendatangi pimpinan DPR RI untuk membicarakan persiapan acara yang akan digelar di Bandung 24 April 2015 mendatang. Salah satu wacana terbaru yang dicanangkan adalah mengundang pemimpin parlemen negara sahabat untuk turut hadir dalam perayaan KTT Asia Afrika tersebut.
"Kami sudah lapor ke presiden soal KTT Asia Afrika dan kali ini kita juga lapor ke DPR dan sekaligus melakukan koordinasi soal kehadiran pemimpin parlemen negara Asia," kata Luhut saat ditemui di ruang rapat pimpinan DPR, Kamis (2/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait anggaran, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan semua sudah dipersiapkan mulai dari dana substansi dan urusan teknis. Menurutnya ada beberapa negara yang tidak memiliki ekonomi yang kuat dan akhirnya perjalanan mereka dibiayai oleh pemerintah Indonesia agar bisa hadir.
Selain itu Bandung selaku tuan rumah pun diminta untuk bersolek saat gelaran KTT Asia Afrika digelar nanti. Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata pun akan mendukung Bandung untuk bisa bersolek diri dan mencegah masalah muncul di depan.
"Bandung, dalam hal ini sebagai tuan rumah, harus bersolek diri dan akan didukung oleh Kementerian Pariwisata," kata Pratikno saat mendampingi Luhut Panjaitan.
"Nominal dana yang disiapkan saya kurang ingat tapi kurang lebih ada sekitar Rp 200 miliar," ujarnya. (pit)