Wakil Kepala Kepolisian Badrodin Haiti kepada CNN Indonesia mengatakan, pihaknya tengah melakukan analisis dan penyelidikan atas ledakan tersebut apakah akan mempengaruhi jalannya pengamanan konferensi multinasional itu yang akan digelar di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat, pada 18-24 April nanti.
"Soal pengamanan KAA menurut saya lihat dulu hasil di sini (ledakan), dan lihat tujuannya (motif peledakan)," kata Badrodin, Rabu (8/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika mengarah ke terorisme, ujar Badrodin, pihaknya perlu mendapatkan data tambahan yang menguatkan kemungkinan itu.
"Tadi saya lihat di dalamnya ada paku, batu. Apakah ini untuk dilempar lalu meledak atau ini bungkusan untuk diracik menjadi bom rakitan," Badrodin.
Namun, bisa juga, kata Badrodin ledakan terjadi karena terkena api atau percikan rokok yang memicu ledakan. Semua sepekulasi ini tengah ditangani oleh Puslabfor Mabes Polri.
Sampai saat ini, Badrodin mengaku timnya belum mendapat laporan adanya alat pemicu atau detonator yang ditemukan. Namun, semua kemungkinan menjadi pertimbangan pihak Mabes Polri, termasuk dugaan terorisme. (pit/obs)