Wagub Jakarta akan Kunjungi Tiongkok Bulan Depan

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Kamis, 23/04/2015 20:47 WIB
Wagub Jakarta akan Kunjungi Tiongkok Bulan Depan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kiri) bersama Istri Gubernur DKI Jakarta Veronika Basuki (tengah) melihat hiasan dari botol plastik, ketika meresmikan Taman Pintar di Kawasan Padat Penduduk Kayu Putih, Jakara, Sabtu, 14 Maret 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat direncanakan akan mengunjungi Tiongkok pada Mei 2015 mendatang. Kunjungan Djarot ke negeri tirai bambu nanti bertujuan untuk mempererat hubungan antara DKI Jakarta dengan sister city yang berada di negara tersebut.

Berdasarkan penelusuran CNN Indonesia, sister city DKI Jakarta yang berada di Tiongkok adalah Shanghai, Beijing, dan Hong Kong. Djarot mengatakan, kunjungannya ke Tiongkok akan membawa rencana kerjasama pembangunan dan investasi antara Jakarta dengan kota-kota tersebut.

"Dalam waktu dekat ini saya diminta ke Tiongkok. Fokus kerjasama (antara Jakarta dan sister city) ada di pembangunan infrastruktur, revitalisasi daerah kumuh sampai dengan pariwisata, dan juga peluang untuk investasi," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (23/4).


Mantan Wali Kota Blitar itu juga akan mempromosikan wisata kepulauan yang dimiliki ibu kota dalam kunjungannya tersebut. Djarot juga bertekad untuk fokus pada pembangunan kerjasama yang menguntungkan bagi Jakarta dan sister city-nya dalam kunjungan ke Tiongkok nanti.

"Kita akan promosi tentang wisata kepulauan. Bagaimana pun, sister city in harus membangun kerja sama yang menguntungkan bagi kedua kota (yang terhubung)," kata Djarot.

Rencana kunjungan Djarot ke Tiongkok tidak lepas dari perintah yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terhadap dirinya untuk mengunjungi beberapa sister city Jakarta mulai tahun ini. Ahok, pada Rabu (22/4) lalu, mengatakan hendak meminta Djarot untuk mengunjungi sister city karena dirinya enggan bepergian ke banyak kota saudara yang dimiliki ibu kota.

"Ya tidak usah semua lah (sister city dikunjungi). Beberapa kota mungkin bisa kita datangi. Ya, bisa menyuruh pak Djarot saja, males aku," kata Ahok, Rabu (22/4) lalu. (rdk)