Ahok akan Gugat Buruh yang Rusak Fasilitas Umum Saat May Day

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Kamis, 30/04/2015 09:17 WIB
Ahok akan Gugat Buruh yang Rusak Fasilitas Umum Saat May Day Ribuan buruh Tangerang memblokir jalan utama di Jalan Sudirman, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, 25 November 2014. (Antara/Lucky R)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melayangkan gugatan jika para pekerja yang merayakan Hari Buruh esok Jumat (1/5) merusak fasilitas umum.

"Kami harap tidak ada perusakan taman atau apapun. Kalau ada perusakan, akan kami gugat," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/4).

Ahok mengatakan pada Hari Buruh besok, ratusan ribu buruh akan memadati pusat ibu kota. Mereka akan berdemonstrasi menuntut hak-hak buruh yang selama ini dinilai belum dipenuhi oleh pemerintah.


Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi terkait para pedagang kaki lima yang kemungkinan tumpah ruah di sekitar lokasi demo Hari Buruh.

"Kami akan menerjunkan petugas kebersihan dan Satpol PP untuk menjaga kebersihan dan ketertiban," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Menurut laporan Kepala Sub Direktorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Warsinem, setidaknya lebih dari 100 ribu buruh bakal memadati pusat Jakarta.

Massa rencananya akan berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia, kemudian bergerak ke tiga titik yaitu Istana Merdeka, Gedung Kementerian Tenaga Kerja, dan Gelora Bung Karno Senayan.

Sejumlah ruas jalan akan ditutup menggunakan sistem seperti ketika Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day, yakni di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin hingga Istana Merdeka. Penutupan dilakukan sejak pukul 06.00 hingga 13.00 WIB. Namun penutupan bersifat situasional dan diperkirakan akan berlaku hingga sore hari.

Oleh karena itu Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari pusat ibu kota saat Hari Buruh besok. (agk/agk)