Ahok Ingin Batalkan Proyek Pembangunan Balai Betawi

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 29/04/2015 13:04 WIB
Ahok Ingin Batalkan Proyek Pembangunan Balai Betawi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah ketika mengunjungi kawasan proyek Balai Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (19/4). (CNNIndonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berencana untuk menghentikan proyek pembangunan Balai Betawi di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada tahun ini.

Penghentian lanjutan pembangunan Balai Betawi dilakukan karena Ahok, sapaan akrab Basuki, mengetahui bahwa proses lelang proyek tersebut pada Tahun Anggaran 2015 ternyata belum juga dilakukan.

"Saya tanya sudah lelang belum? Dijawab belum. Ini sudah bulan Mei loh sebenarnya. Lelang masih dua bulan di proses sampai bulan Juli. Nanti bulan Agustus kalau disanggah lagi, bisa enggak kamu menyelesaikan proyek? Tidak lucu saya bilang. Makanya lebih baik dibatalkan saja," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/4).


Menurut Ahok, pembangunan Balai Betawi tidak akan berjalan maksimal walaupun pemegang proyek menyanggupi penyelesaian bangunan tersebut pada tahun ini. Alasan itu dikeluarkan oleh Ahok setelah dia melihat sisa rentang waktu yang tersisa hanya tinggal lima bulan untuk melakukan pembangunan pada 2015 ini.

"Kalau pun bisa (diselesaikan pembangunan Balai Betawi) kayunya pasti kayu proyek abal-abal. Maunya kayu jati tua, nanti bisa-bisa kayu bekas palet di Tanjung Priok lagi (yang digunakan)," ujar Ahok.

Jika lanjutan pembangunan Balai Betawi ditunda, Ahok berencana untuk menggunakan dana yang tersedia untuk membeli lahan di sekitar kawasan Setu Babakan pada tahun ini.

Pembelian lahan sekitar Setu Babakan itu dilakukan untuk mendukung rencana Pemprov DKI Jakarta menjadikan Setu Babakan sebagai kawasan wisata budaya betawi kedepannya.

"Uangnya (proyek Balai Betawi) buat membebaskan tanah saja. Kan, kita mau membebaskan tanah banyak di pinggir danau," kata Ahok.

"Kita mau membuat kampung betawi yang asli. Kita mau nanti kalau turis datang bikin hotel di situ, villa di situ. Jadi, orang kalau datang bisa merasakan kehidupan orang betawi dulu seperti apa," ujar Ahok menjelaskan rencananya. (meg/meg)