Direcoki, Pendukung SBY Siap Lawan Pengacau Kongres

Basuki Rahmat N, CNN Indonesia | Senin, 11/05/2015 14:25 WIB
Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menyatakan adanya kegiatan yang dilakukan sejumlah orang di luar arena kongres adalah ilegal. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat berpidato di depan pendiri, petinggi, dan pengurus partai dalam pertemuan Silaturahim Nasional ke-III Partai Demokrat di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (16/4). Pertemuan untuk menguatkan pendiri, pengurus, serta anggota Partai Demokrat jelang Konggres ke-III yang rencananya akan diadakan Mei 2015 di Surabaya. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan menyatakan para kader partainya siap melawan pihak-pihak yang bermaksud mengganggu jalannya Kongres IV di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Ramadhan menegaskan, kongres yang sah hanya yang digelar di Shangri-La.

Menurut Ramadhan, adanya kegiatan yang dilakukan sejumlah orang di luar arena kongres menjelang digelarnya kongres adalah ilegal. “Kalau ada yang mau bikin kongres tandingan, itu liar, tidak sah, inkonstitusional,” kata Ramadhan kepada CNN Indonesia, Senin (11/5). “Kami akan hadapi dengan tegas, kami lawan,” lanjut dia.

Dua hari menjelang kongres, sekelompok kader Demokrat yang menamakan diri kelompok Kaukus Penyelamat Partai Demokrat berencana menggelar pertemuan di Hotel Java Paragon, Surabaya. Lokasi hotel tersebut berseberangan dengan lokasi Kongres Partai Demokrat di Hotel Shangrila. Pihak kepolisian menggagalkan pertemuan tersebut dengan memasang garis polisi di area Hotel Java Paragon.


“Polisi sudah turun tangan, bertindak tegas tanpa kita minta. Kalau kongres ini mau direcoki, yang akan rugi semuanya,” ujar Ramadhan dengan nada tinggi.

Ramadhan mengamati adanya pihak-pihak yang sengaja ingin membuat kisruh. Seharusnya, kata dia, kalau ada pihak di internal Demokrat yang merasa keberatan atau menganggap ada perselisihan seharusnya diselesaikan secara baik-baik melalui mahkamah partai.

“Saya tadi malam sudah cek ke Pak Amir Syamsuddin (Ketua Dewan Kehormatan sebagai Mahkamah Partai) tidak ada pihak yang keberatan atau perselisihan sebenarnya tapi nyatanya ada yang berbuat seperti itu,” tutur Ramadhan menyesalkan.

Bekas anggota DPR ini mengingatkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum juga sudah mempersilakan seluas-luasnya bila ada kader yang ingin mencalonkan diri menjadi ketua umum. "Silakan kalau ada yang mau maju dan bertarung di kongres nanti," ucap Ramadhan. (Baca: Mubarok Sebut Penantang SBY Galang Kekuatan Sembunyi-sembunyi)

"Yang menghendaki SBY untuk menjadi ketua umum lagi itu kan para kader, termasuk yang dari daerah-daerah mendorong agar SBY memimpin Demokrat kembali," ujar Ramadhan menegaskan.  "Jadi kalau misalnya nanti Pak SBY terpilih secara aklamasi tidak masalah," tambah Ramadhan. (Baca: Memanas, Marzuki Sebut Pengkondisian Aklamasi SBY Berbahaya)

(obs/obs)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK