Jenderal Gatot: Pertanyaan Komisi I Tidak Terduga
Yohannie Linggasari | CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2015 23:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Gatot Nurmantyo yang telah disetujui Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan tidak menduga pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh Komisi I.
"Jujur saya katakan saya tidak menduga pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Komisi I. Pertanyaannya lebih banyak yang bersifat strategis," kata Gatot seusai menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta Selatan, Rabu (1/7).
Ia berpendapat pertanyaan-pertanyaan Komisi I sangat 'menggigit'. Oleh karena itu, dia mengatakan sangat bangga dengan Komisi I DPR. Artinya, anggota dewan benar paham masalah pertahanan. (Lihat Juga: Calon Panglima TNI Dukung Penghentian Sistem Hibah Alutsista)
"Selama lima jam, jujur saya merasa panas menjalani uji kelayakan dan kepatutan ini," katanya.
Gatot pun mengatakan akan menjadikan catatan-catatan dari Komisi I DPR sebagai tanggung jawab dan komitmennya ke depannya.
"Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dengan melakukan pendalaman-pendalaman," katanya.
Gatot menjalani uji kelayakan dan kepatutan di depan Komisi I DPR sejak pukul 15.30 WIB hingga 20.45 WIB. Setelah menjalani uji kelayakan selama lima jam, Komisi I sepakat untuk menyetujui pencalonan Gatot sebagai kepala TNI. (Lihat Juga: Uji Kelayakan Jenderal Gatot, DPR Tanyakan Wakil Panglima)
"Seluruh proses sudah kami lakukan. Dan dalam rapat internal terjadi pembahasan yang hangat, tetapi tetap kami laksanakan," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq. (utd)
"Jujur saya katakan saya tidak menduga pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan Komisi I. Pertanyaannya lebih banyak yang bersifat strategis," kata Gatot seusai menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR, Jakarta Selatan, Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot pun mengatakan akan menjadikan catatan-catatan dari Komisi I DPR sebagai tanggung jawab dan komitmennya ke depannya.
Gatot menjalani uji kelayakan dan kepatutan di depan Komisi I DPR sejak pukul 15.30 WIB hingga 20.45 WIB. Setelah menjalani uji kelayakan selama lima jam, Komisi I sepakat untuk menyetujui pencalonan Gatot sebagai kepala TNI. (Lihat Juga: Uji Kelayakan Jenderal Gatot, DPR Tanyakan Wakil Panglima)
"Seluruh proses sudah kami lakukan. Dan dalam rapat internal terjadi pembahasan yang hangat, tetapi tetap kami laksanakan," kata Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq. (utd)