Rencananya, acara tersebut akan dilaksanakan di Jombang sebagai tempat asal para pendiri PBNU. "Selama ini Muktamar PBNU tak pernah diadakan di Jombang, padahal menjadi tempat asal para pendirinya," kata Said saat ditemui di kantor PBNU, Jumat (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Islam nusantara adalah Islam yang ramah, santun, menyatu dengan budaya sebagai peradaban Indonesia," katanya.
Melalui muktamar juga, PBNU akan memberikan beberapa rekomendasi kepada pemerintah yang berkaitan dengan masalah-masalah keagamaan. Said menyebut ada tiga hal yang ditargetkan menjadi rekomendasi hasil muktamar tersebut.
Beberapa rekomendasi, kata Said, ada yang bersifat mendengarkan pertanyaan dari bawah, tematik dan juga bersifat undang-undang.
"Ada juga yang bersifat Undang-Undang. Artinya adalah melihat UU negara mana yang kurang menguntungkan rakyat akan kita kritisi," ujarnya.
(meg)