Bagaimanapun, ujar Slamet Effendy, pemerintah Indonesia harus bisa meyakinkan negara koalisi pimpinan Arab Saudi bahwa serangan ke Yaman hanya memperburuk kondisi dunia Islam yang sedang mengalami konflik di berbagai negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Slamet Effendy, kerugian yang dialami oleh umat Islam sangat besar baik militer, politik, ekonomi, sosial, dan kebudayaan. Jatuhnya bom di KBRI, evakuasi warga Indonesia, khususnya mahasiswa dari Yaman, melengkapi pulangnya banyak pelajar dan mahasiswa serta pekerja dari Irak, Suriah, Libya, dan lainnya.
PBNU juga menghargai jika negara-negara muslim di Asia Tenggara dapat menyatukan langkah untuk mendamaikan pihak-pihak yang terlibat peperangan.
“Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam adalah kawasan muslim yang damai yang bisa melakukan sesuatu bagi dunia Islam yang sekarang tercabik-cabik oleh konflik dan peperangan,” tuturnya.
(obs)