Hal itu disampaikan oleh juru bicara Pansel KPK Betti S Alisjahbana kepada CNN Indonesia, Sabtu pagi. "Ya benar nanti kami umumkan jam 14.00 WIB di Setneg," kata Betti.
Betti mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan proses seleksi akhir dari tahapan administrasi para pendaftar. Dia berharap semua akan segera rampung sebelum proses pengumuman. (Lihat Juga: Pansel Bocorkan Pertanyaan Wawancara Capim KPK)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang menarik, penyebarannya luar biasa merata. Ada Papua, Aceh, Sulawesi, Sumatra. Kepedulian bangsa Indonesia terhadap korupsi luar biasa besar," katanya.
Ia pun mengaku terkejut ketika mengetahui bahwa jumlah pendaftar menyentuh angka 500 orang, meskipun awalnya Pansel tidak fokus pada kuantitas, melainkan kualitas.
Dari total tersebut, ucap Destry, sekitar 50 orang di antaranya berjenis kelamin perempuan. Ia menuturkan, dari awal timnya tidak memprioritaskan jenis kelamin, institusi, maupun profesi apapun. (Baca Juga: Kapolri Sebut Ada Polwan Lamar Jadi Capim KPK)
"Kalau nanti ada perempuan yang terpilih, bukan berarti kami memberikan kuota bagi mereka, tetapi memang karena mereka layak untuk dipilih. Jadi memang dia adalah salah satu terbaik dari delapan yang kami usulkan," kata dia. (utd)