Masalah volume kendaraan yang terus bertambah disebut Badrodin juga menjadi salah satu faktor kenapa kemacetan tidak mungkin bisa dihindari. Selain itu, Tol Cipali bukan malah mengurai kemacetan tapi hanya memindahkannya ke tempat lain.
"Jika kemacetan tidak terjadi di ruas jalan itu (Tol Cipali) maka bisa saja bergeser ke jalan Pejagan, Brebes, dan juga Tegal," kata Badrodin saat ditemui di Jakarta, Kamis (9/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, penjagaan Tol Cipali pun akan melibatkan satuan Brigade Mobil (Brimob) dengan alasan masih ada ruas jalan milik warga yang dianggap belum jelas penyelesaian pembebasannya.
"U-turn di sana itu mencapai 200 buah, kadang ada juga yang nakal sepi sedikit langsung ambil kanan sehingga terkunci (memacetkan)," kata Badrodin.
Sebelumnya Badrodin menjelaskan khusus untuk Polri dia memerintahkan 82.538 personel untuk mengamankan proses lebaran. Namun bukan hanya Polri, instansi lain pun ikut membantu turun ke lapangan.
"12.761 anggota TNI dan 50.377 dari instansi terkait. Sehingga total keseluruhan personel yang turun berjumlah 145.676 personel," kata Badrodin.
Semua personel gabungan tersebut akan mulai menjaga arus mudik pada besok dan berakhir pada Ahad (25/7). "Total Operasi Ketupat 2015 akan berjaga selama 16 hari," ujar Badrodin. (sip)