Arus Balik di Stasiun Masih Cenderung Sepi

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Senin, 20/07/2015 19:31 WIB
Arus Balik di Stasiun Masih Cenderung Sepi Sejumlah pemudik penumpang kereta menuju berbagai daerah di Jawa terlihat menumpuk di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin, 20 Juli 2015. Pemudik mulai kembali ke berbagai daerah mulai meninggalkan Ibu Kota pada H+3 Lebaran. Puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Selasa (21/7) dan Rabu (22/7). CNN Indonesia/Adhi Wicaksono. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suasana di Stasiun Senen, Jakarta Pusat hingga berita ini diturunkan Senin (20/7) malam masih terpantau normal. Terlihat penumpang cukup ramai di pintu masuk dan ruang tunggu sejak pagi, meski belum sepadat arus mudik pekan lalu.

Kepadatan di Stasiun Senen tidak hanya berasal dari pemudik yang kembali ke ibu kota, melainkan juga diakibatkan masyarakat yang ingin ke luar kota menggunakan jasa kereta api.

Untuk jumlah penumpang turun di Stasiun Senen pada Senin (20/7) tercatat ada 13.955 orang. Sementara untuk penumpang naik jumlahnya mencapai 16.099 orang.


Dengan demikian, diperkirakan kepadatan di Stasiun Senen pada Senin (20/7) mencapai 30.054 orang. Jumlah ini meningkat dari Minggu (19/7) dengan penumpang naik berjumlah 15.451 orang dan penumpang turun sebanyak 13.301 orang.

Sementara itu, kondisi yang terpantau dari Stasiun Gambir juga terlihat normal dan cenderung lengang.

Data dari Posko Dirjen Perkeretaapian di Pusat Koordinasi Monitoring Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan menunjukkan Stasiun Gambir hari ini (20/7) dipadati oleh 16.010 orang. Dengan jumlah penumpang turun sebanyak 7.317 dan penumpang naik sebanhak 8.693 orang.

Jumlah ini terlihat mengalami penurunan dari Minggu (19/7) yang jumlah kepadaannya mencapai 18.375 orang. Jumlah ini didapatkan dari 8.368 penumpang turun dan 10.007 penunpang naik.

Untuk kondisi stasiun di luar Jakarta, suasana stasiun terlihat relatif ramai tanpa ada kepadatan yang berarti. Berdasarkan pantauan CNN Indonesia di Posko Dirjen Perkeretaapian, suasana yang cukup ramai terlihat di Stasiun Jebres, Stasiun Kutoardjo,
dan Stasiun Purwokerto.

Sedangkan untuk Stasiun Tugu, Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Tawang, Stasiun Madiun, Stasiun Malang, dan Stasiun Poncol cenderung lengang dan sepi.

Kepala posko harian Dirjen Perkeretaapian Bernedetta mengatakan, peningkatan arus balik untuk moda transportasi kereta api diperkirakan akan terjadi pada Senin (20/7) malam dan Selasa (21/7).

Hal tersebut diakibatkan banyak pegawai negeri sipil yang harus masuk kerja pada 22 Juli.

"Mungkin Selasa pagi atau atau malam ini. Kemungkinan naik lagi pada Sabtu malam atau Minggu pagi," ujar Bernedetta kepada CNN Indonesia.

Sebelumnya, arus balik untuk perkeretaapian diprediksi meningkat pada H+2 atau Senin (20/7). Namun, prediksi itu meleset karena ternyata kondisi stasiun masih terlihat sepi.

Baru Berlibur

Dari data kepadatan di Stasiun Senen dan Stasiun Gambir, jumlah penumpang kereta api yang sudah meninggalkan Jakarta masih cenderung tinggi.

Menurut Bernedetta, hal ini kemungkinan disebabkan adanya penumpang yang baru akan mudik, maupun baru akan pergi berlibur.

"Mungkin mau naik pesawat tidak dapat, lalu naik kereta. Bisa saja. Atau liburnya sengaja setelah lebaran," ujarnya. (pit/pit)