Menteri Jonan Perkirakan Puncak Arus Balik Terjadi Besok

Tri Wahyuni, CNN Indonesia | Senin, 20/07/2015 15:23 WIB
Menteri Jonan Perkirakan Puncak Arus Balik Terjadi Besok Sejumlah penumpang antre check-in di Terminal 1B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 15 Juli 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memperkirakan puncak arus balik angkutan berbasis jalan raya akan terjadi mulai Selasa (21/7). Namun, menurutnya, peningkatan lalu lintas kendaraan yang paling signifikan bakal terjadi pada 23-25 Juli 2015.

"Yang paling banyak nanti tanggal 23, 24, 25 karena tanggal 26 terakhir libur," kata Jonan saat ditemui di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (20/7).

Sementara itu, untuk jenis angkutan lainnya, Jonan mengatakan puncak arus balik sudah bisa dipastikan sebab pembelian tiket sudah dilakukan jauh-jauh hari. (Baca juga: Prediksi Titik Macet Arus Balik Sepanjang Pulau Jawa)

"Ada penerbangan yang puncaknya besok. Ada yang tanggal 27 Juli, ada yang tanggal 26 Juli. Sudah diatur sendiri dengan airport," ujar Jonan.


Demikian pula halnya dengan kapal laut. Tiket juga sudah dibeli dari jauh-jauh hari. Namun, sayangnya di kebanyakan pelabuhan di Indonesia lonjakan penumpang memang belum bisa diprediksi lantaran sistem tiket yang masih belum modern. Hal tersebut yang dinilai Jonan bisa menyebabkan penumpukan penumpang.

"Memang ada beberapa kapal laut swasta yang sistem ticketingnya tidak modern. Di Banjarmasin ticketingnya kayak kertas saja, tidak ada harganya, tidak ada apa-apanya," kata mantan Direktur PT KAI itu.  (Baca juga: Arus Balik Pulau Jawa Diprediksi Tak Sepadat Tahun Lalu)

Sementara untuk moda transportasi kereta api, puncak arus balik mudik juga sudah bisa dipastikan sebab tiketnya sudah terjual sebelum keberangkatan.

Sebelumnya, senada dengan Menteri Jonan, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Julius Adravida Barata mengatakan puncak arus balik untuk tahun ini diperkirakan akan tersebar. Hal ini dikarenakan terdapat waktu libur yang berbeda antara pegawai dan anak sekolah.

"Kemungkinan akan terjadi pada H+3 karena pegawai mulai masuk dan H+7 serta H+8 karena anak sekolah masuk hari Senin," ujar Barata.

Dalam masa mudik tahun ini Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memperkirakan jumlah pemudik pada tahun ini berjumlah lebih dari puluhan juta orang. Haiti mengatakan data tersebut didapat dari prediksi yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan. Peningkatan jumlah tersebut menyebar di seluruh moda transportasi. 

"Jumlah pergerakan meningkat 1,9 persen dari 2014. Pada tahun lalu, jumlah pemudik ada 19 juta jiwa. Tahun ini lebih dari 20 juta jiwa," kata Haiti  (sip)