Kuasa hukum Veloso, Agus Salim, mengatakan selain persoalan izin, delegasi juga akan melaporkan perkembangan terkini terkait proses hukum Veloso di Filipina. (Baca Juga: Nasib Mary Jane Dibahas Hari Ini)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah pemeriksaan lengkap, pihak Departemen Kehakiman akan memutuskan kasus Mary Jane dan menyampaikannya ke Kejaksaan Agung," ujar dia.
"Kami berharap hukuman bisa lebih ringan menjadi hukuman seumur hidup," kata Agus.
Sebelumnya, Kepala Jaksa Departemen Kehakiman Filipina, Claro Arellano, mengatakan pihaknya telah menemukan alat bukti yang cukup untuk mengajukan dakwaan penyelundupan narkoba dan perekrutan ilegal atas Maria dan Lacanilao. (Lihat Juga: Pacquiao: Proses Hukum di Filipina terkait Mary Segera Usai)
"Kasus-kasus ini akan diajukan di hadapan Pengadilan Daerah Nueva Ecija," kata Arellano, dikutip dari Reuters, Kamis (7/5).
Arellano memaparkan bahwa dakwaan didasarkan pada pengaduan dari tiga orang yang direkrut Maria dan Lacanilao untuk bekerja di luar negeri. Namun, pada kenyataannya, pekerjaan itu tak pernah ada, dan ketiganya pun akhirnya terpaksa kembali ke Filipina.
Selain itu, Arellano menjelaskan bahwa pernyataan Mary Jane di bawah sumpah juga mengidentifikasi bahwa Maria dan Lacanilao merupakan perekrutnya yang menjanjikan pekerjaan di Malaysia. (utd)