Ketum PBB: Presiden Jokowi Sungguh Perhatian Kepada Parpol

Resty Armenia, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2015 02:28 WIB
Ketum PBB: Presiden Jokowi Sungguh Perhatian Kepada Parpol Yusril Ihza Mahendra mengatakan Jokowi menaruh perhatian pada partai kecil, terbukti dari kehadiran presiden di perhelatan PBB. (DetikFoto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menilai bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sungguh menaruh perhatian kepada partai-partai politik.

Menurut Yusril, hal itu ditunjukkan sang Kepala Negara dengan menghadiri acara pelantikan personalia Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) Periode 2015–2020 sekaligus Milad Ke-17 dan Halal Bihalal di Jakarta Pusat, Senin (10/8) malam.

"Kedatangan Presiden Jokowi kali ini menunjukkan bahwa Beliau sungguh-sungguh memberikan perhatian kepada partai politik tanpa memandang besar atau kecilnya partai politik itu," ujar Yusril dalam pidato sambutannya.


Ia berpandangan, dengan kedatangan Presiden ini maka PBB harus tetap eksis di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan diharapkan akan terus memberikan sumbangan dan darma baktinya kepada RI.

Dalam acara ini, Yusril pun menyatakan bahwa PBB menerima Pancasila sebagai azas kehidupan dan titik temu yang dijadikan landasan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada masyarakat Indonesia yang majemuk.

"Karena itu dari awal PBB menempuh jalan yang demokratis dan konstitusional dan damai," kata dia.

Yusril sadar bahwa keberadaan partai politik selalu menghadapi pasang surut, begitu pula dengan PBB.

Oleh sebab itu, seluruh pengurus PBB bertugas untuk melakukan konsolidasi dan revitalisasi agar partai ini mampu bangkit kembali dan menyadarkan rakyat bahwa berpartisipasi politik apalagi yang transaksional akan mengikis habis idealisme.

"Tidak akan pernah ada suatu bangsa akan mencapai kemajuan jika mereka kehilangan idealisme," ujar dia.

Yusril meyakinkan, meski PBB tidak memiliki wakil di pemerintahan, namun partai ini tetap terus ikut serta dalam memikirkan dan memberikan jalan keluar atas masalah-masalah yang dihadapi bangsa dan negara, baik di bidang ekonomi, sosial, hukum, dan politik. (den)