Jas Luhut Panjaitan, Setelan Pejabat yang Dilantik Jokowi

Resty Armenia, CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2015 11:14 WIB
Luhut Panjaitan menebar senyum lebar ketika disapa wartawan. Namun menolak mengomentari informasi pelantikan dirinya sebagai Menkopolhukam. Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Kepala Kantor Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan (kanan). (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kabinet Kerja tengah bersiap menghadapi pelaksanaan reshuffle yang rencananya diumumkan Presiden Joko Widodo siang ini, Rabu (12/8). Kepala Kantor Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan terlihat meninggalkan Gedung Utama Sekretariat Negara, Jakarta, sekitar pukul 10.30 WIB, dengan memakai setelan jas lengkap berdasi merah.

Berdasarkan catatan CNN Indonesia, setelan jas dan dasi merah biasa dikenakan sejumlah pejabat yang akan dilantik Jokowi. Luhut menebarkan senyum lembar ketika disapa sejumlah wartawan. Salah seorang wartawan menimpali, “Selamat ya Pak akan dilantik sebagai Menkopolhukam."

Sejumlah pejabat yang terlebih dulu dilantik Jokowi biasa mengenakan setelan jas, kemeja putih, dan berdasi merah di antaranya adalah tujuh anggota Komisi Kejaksaan dilantik pada 6 Agustus lalu serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ardan Adiperdana dilantik pada 13 Maret lalu.


Luhut tertawa lepas seraya menuturkan, “Kau sudah angkat saya belum? Nanti kalau sudah diangkat Presiden baru kau kasih selamat."

Luhut menolak memberikan komentar seputar isu perombakan kabinet dan informasi mengenai namanya yang akan menggantikan Tedjo Edhy Purdijato sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan. "Aku ada tamu," ujar dia sambil berjalan cepat.

Salah seorang ajudan Luhut mengangkat jari telunjuk kanan ketika ditanya soal waktu pelantikan menteri. Tedjo juga telah mengirimkan pesan permintaan maaf dan terima kasih terkait informasi pencopotan dirinya dari posisi Menkopolhukam.

Luhut yang lahir di Simargala, Sumatera Utara, 28 September 1947 dilantik menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan pada 31 Desember 2014. Dia adalah lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1970 dan mengantongi penghargaan Adhi Makayasa. Karier di militer dihabiskan di Kopassus TNI Angkatan Darat dan terjun di berbagai medan tempur.

Jabatan terakhir sebelum menjadi Kepala Staf Kepresidenan dan kini menjadi Menkopolhukam adalah menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Persatuan Nasional 2000-2001 dan Duta Besar RI Berkuasa penuh untuk Singapura. (rdk)