Marwan dan Puan Hadiri Perombakan Kabinet Kerja

Tri Wahyuni, Noor Aspasia, CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2015 13:57 WIB
Hari ini Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan menteri di kabinetnya. Sebanyak enam orang dipercaya menjadi menteri baru. Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri perombakan kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8). (Detikfoto/Bagus Prihantoro)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar terlihat meninggalkan kantornya di kawasan Abdul Muis, Jakarta Pusat, dengan mengenakan setelan jas, kemeja abu-abu, dan dasi berkelir merah. Ia pergi ke Istana Merdeka, Jakarta, menghadiri agenda perombakan kabinet.

"Iya, mau ke istana. Buru-buru," kata Marwan kepada CNN Indonesia sambil bergegas masuk ke mobilnya. Ia terlihat meninggalkan kantor sekitar pukul 13.10 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima CNN Indonesia, Marwan menghadiri undangan perombakan kabinet.


Sama seperti Marwan, Menteri Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga menghadiri acara pergantian menteri.

Namun sebelum bertolak ke Istana, mereka terlebih dulu mendatangi kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Berdasarkan pantuan CNN Indonesia, Puan Maharani menggunakan mobil dinas menteri bernomor RI 17. Setelah tiba di kantor Wapres, mereka dan rombongan serentak langsung menuju menuju Istana Presiden pada pukul 13.06 WIB.

Sebelumnya, sinyal perombakan kabinet diperkuat oleh Jusuf Kalla. Saat ditanya mengenai perombakan kabinet yang akan dilakukan hari ini, JK memberi komentar yang meminta wartawan bersabar. "Sabarlah, tunggu dua jam lagi," kata JK saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (12/8).

JK meyakini dengan perombakan dan formasi baru Kabinet Kerja ini maka akan memberikan hasil sekaligus kinerja pemerintah yang lebih baik kedepannya.
 
Hari ini Presiden Joko Widodo mengumumkan perombakan menteri di kabinetnya. Sebanyak enam orang dipercaya menjadi pembantu barunya menggantikan pejabat sebelumnya. (obs/obs)