“Hanya proses saja. Presiden sedang mencari pengganti saya (Kepala Staf Presiden). Mungkin masih cari orang yang pas. Kita tunggu saja,” kata Luhut di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8). (Baca: Jokowi Kantongi Nama Kepala Staf Presiden Pengganti Luhut)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Menurut saya biar saja seperti sekarang, karena bisa memberikan saran secara mandiri pada berbagai bidang, tapi itu terserah Presiden,” tutur Luhut yang pada pemilihan presiden 2014 menjadi tim sukses Jokowi.
“Mencerminkan kita punya masalah, kita menginventarisasi masalah, kita mengatasi masalah itu,” ujar Luhut.
Adapun mengenai adanya lembaga yang berkonflik seperti Komisi Yudisial, Luhut mengatakan masalah tersebut tidak seharusnya terjadi.
“Nggak perlu, nggak perlu berkonflik, masih ada salah pengertian, kita ajak bicara, saya harap nggak perlu terjadi,” kata dia.
(obs/obs)