"Itu dana yang kami siapkan untuk pembayaran PSKS. Dibawa tunai karena tidak ada bank untuk membantu pembayaran di Oksibil," kata Febriyanto kepada CNN Indonesia, Senin (17/8).
Dari data yang diperoleh CNN Indonesia, nama-nama pegawai Kantor Pos Jayapura itu antara lain, M.N. Aragai, Agustinus Luarmase, Yustinus Hurulean, dan Teguh Warisman (di manifes penumpang bernama Dewa Putu Raka).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Asuransinya cast in transit (asuransi pengiriman uang). Jadi uang yang ada di PT Pos Indonesia yang akan dikirim diasuransikan. Nanti akan diganti," ujar Febriyanto.
Kabar jatuhnya pesawat Trigana Air mulai ramai sejak kemarin (16/8) sore. Pesawat Trigana Air dengan rute Sentani menuju Oksibil, Papua, kehilangan kontak pada pukul 14.55 WIT.
Badan SAR Nasional mencuit lewat akun Twitter bahwa pesawat Trigana tipe ATR 42 lepas landas dari Bandara Sentani pukul 14.21 WIT dan dijadwalkan tiba di Oksibil pada 15.16 WIT.
Hingga saat ini, Kementerian Perhubungan menyatakan serpihan pesawat pesawat ATR 42 milik maskapai Trigana Air Service yang hilang sejak Minggu (16/8)baudah ditemukan.
Pesawat dengan nomor penerbangan IL 257 itu ditemukan pagi ini, pukul 08.50 WIT pada ketinggian 8.300 kaki di atas permukaan laut. "Serpihan pesawat dengan nomor registrasi PK-YRN ditemukan pukul 08.50 local time (LT), di koordinat 140 29.953E, 04 49 289S pada ketinggian sekitar 8300 ft," ujar Hadi Juraid, Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Keterbukaan Informasi Publik melalui pesan instan. (rdk)