“Black box Trigana Air sudah ditemukan jam 13.40 WIT,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, Ketua KNKT Tatang Kurniadi menyatakan investigasi atas kecelakaan Trigana Air sepenuhnya dipegang dan dikendalikan oleh Indonesia karena seluruh korban merupakan warga negara Indonesia.
Pesawat Trigana nahas itu mestinya mendarat di Bandara Oksibil pukul 14.55 WIT, Minggu, setelah lepas landas dari Bandara Sentani, Jayapura. Pesawat itu membawa 44 orang dewasa, 3 anak, 2 balita, beserta lima kru. (Baca juga: Trigana Berduka, Kapten Hasanuddin Sosok Pilot Panutan) (agk)