Penilaian itu disampaikannya menyikapi kritik Rizal Ramli terhadap kebijakan pemerintah yakni pembelian pesawat garuda dan proyek listrik 35 ribu megawatt.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta calm down dan fokus pada rencana kerja," ujar Akbar, Rabu (19/8).
Diketahui, kritik Rizal Ramli berbuntut panjang setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla melontarkan ucapan agar Rizal mempelajari konteks terlebih dahulu sebelum mengkritisi sesuatu. Tak tinggal diam, Rizal Ramli pun malah menantang Kalla untuk berdiskusi di depan umum.
"Kalau mau paham, minta Pak Jusuf Kalla ketemu saya. Kita diskusi di depan umum," ujar Rizal, kemarin, Selasa (18/8).
Rizal sebelumnya sempat mengungkapkan penilaiannya atas program pembangkit listrik itu. Menurutnya proyek tersebut terlalu ambisius. Hal itu dikarenakan masih ada pekerjaan rumah pembangunan proyek pembangkit listrik ribuan megawatt dari era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.
Wakil Presiden Jusuf Kalla pun mengatakan penilaian Rizal terkait pembangkit listrik tersebut telah mengurangi wibawa Presiden Jokowi. Sebab, Presiden Jokowi yang meresmikan semuanya itu. (meg)