Koordinator lapangan Ozzy meminta rekan-rekannya mantap melangkah. Anggota Garda Metal, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini melarang rekannya-rekannya masuk ke Lapangan Monas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok akan menyedeiakan toilet untuk buruh jika mau berdemo di Lapangan Monas. Ia juga mengizinkan Gedung Balai Kota dipakai tempat pertemuan buruh dengan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kesehatan.
Sementara buruh sejak awal memang ingin beraksi di depan Istana di mana Presiden berkantor. Aksi sengaja digelar di depan Istana karena mereka ingin tuntutan buruh benar-benar direalisasikan.
"Kami ingin di depan Istana, ingin mereka melihat, mendengar, dan merealisasi tuntutan kami," kata Ozzy. Ia bahkan mengajak seluruh buruh yang turun dalam aksi hari ini untuk mengepung Istana. (Baca juga: Ahok Pusatkan Demo Buruh di Monas)
Tercatat ada 10 tuntutan yang disuarakan buruh dalam aksi kali ini. Dari mulai penurunan harga kebutuhan pokok, penolakan PHK massal, penolakan tenaga kerja asing. upah layak, jaminan pensiun, jaminan kesehatan, dan beberapa tuntutan lain. (Baca juga: PHK Buruh Meningkat, Kinerja Menteri Hanif Dipertanyakan)
Jika tuntutan aksi hari ini tidak segera direalisasi, maka massa buruh mengancam akan melakukan aksi lanjutan di berbagai daerah, sampai tuntutan mereka terealisasi.
Asep Tulang, Koordinator lapangan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Bandung berharap aksi hari ini dapat direspon positif oleh pemerintah. "Kami ingin semua aspirasi diakomodir pemerintah dalam aksi hari ini. Dari daerah akan demo besar-besaran kalo tuntutan hari ini tidak direspon," kata Asep.
[Gambas:Video CNN] (sur/sur)