Titik panas itu tersebar di 14 kabupaten. Kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut membuat kualitas udara sangat buruk dan membahayakan kesehatan. Menurut Ferdy Purwana, dari Observasi BMKG Palangkaraya, sebaran partikulat sampai pukul 08.00 waktu setempat sudah mencapai 1.500-an u gram/m3. Berdasarkan indeks konsentrasi partikulat (PM10) di BMKG, itu termasuk berbahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak bandara memutuskan untuk menghentikan layanan penerbangan komersial sampai empat hari ke depan. "Maskapai penerbangan juga diimbau tak mendaratkan pesawatnya di Timika," kata Bubagyo Hadijan, Kepala Bandara Mosez Kilangin.
Di kawasan Papua ini dihitung ada sekitar 1.800 titik panas. Diduga itu akibat kegiatan pembakaran hutan untuk membuka lahan. (ded/ded)