"Kalau mereka anak sekolah, kami akan memberikan sanksi, baik siswa sekolah negeri maupun sekolah swasta. Kalau dia menggunakan KJP, kami akan tahan KJP-nya," ujarnya di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan bupati Belitung Timur itu berencana melakukan terapi kejut kepada The Jakmania seperti yang dia lakukan pada anak kandungnya.
Sejak Minggu pagi hingga berita ini diturunkan, kepolisian Jakarta terus menangkap suporter Persija yang membuat keributan, baik di sekitar Stadion Gelora Bung Karno, maupun di sepanjang rute perjalanan rombongan suporter Persib.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya misalnya, siang ini menangkap puluhan remaja yang diduga melakukan provokasi terhadap pendukung Persib maupun Sriwijaya FC di Pintu 1 Senayan.
Aparat Ditreskrimum Polda Metro Jaya meminta para remaja tersebut untuk memberikan data diri termasuk nama dan nomor telepon orang tua mereka. (vws)