"Kami sudah paham masalahnya dan kami sudah ambil langkah-langkah. Tapi soal (api) ini bisa dipadamkan, saya mengatakan tidak akan mungkin bisa dipadamkan dalam satu hingga tiga minggu ke depan, karena nanti (sepenuhnya padam) bersama-sama dengan hujan," ujar Luhut dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (23/10).
Langkah-langkah seperti pemadaman menggunakan bahan kimia dan operasi bom air dengan pesawat besar seperti Be-200 telah dilakukan, dan kini pemerintah beralih ke operasi kemanusiaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebelumnya menuturkan, Presiden Jokowi secara khusus menunjuk Luhut untuk memimpin upaya peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara langsung.
Itu pula sebabnya Luhut tidak akan ikut serta dalam kunjungan kenegaraan Jokowi ke Amerika Serikat beberapa hari ke depan.
Pramono mengatakan, mulai besok Luhut akan bertolak ke Kalimantan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek.
"Ini diharapkan akan lebih memudahkan pekerjaan yang akan dilakukan. Selain itu Presiden telah meminta kepada Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Puan Maharani) untuk mempersiapkan langkah-langkah berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, sosial, dan sebagainya," kata Pram.
[Gambas:Video CNN] (agk)