"Ada tujuh lokasi operasi yaitu Bandung, Surabaya, Serang, Makassar, Jakarta, Medan dan Semarang. Apa yang ditemukan ini merupakan fenomena gunung es yang secara riil nilai produk ilegalnya bisa lebih besar dari apa yang kami sita," kata Kepala Badan POM Roy Sparringa saat jumpa pers di kantornya di Jakarta, Jumat (6/11), seperti dikutip dari Antara.
Hasil sitaan, kata Roy, terdiri dari beragam jenis seperti krim pemutih, sabun kecantikan, lotion, maskara, pewarna kuku, cairan pembersih muka, pensil alis dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPOM juga menemukan sejumlah produk yang memiliki nomor registrasi luar negeri yang palsu. Modusnya adalah dengan menggunakan nomor seri luar negeri tetapi basis produksinya ada di Tangerang.
Produk kosmetika sendiri, kata Roy, merupakan unsur yang paling banyak dijaring oleh BPOM dalam operasi tersebut.
(antara)