"Kondisi korban meninggal mengalami patah-patah," ujar Audie di Wisma Nestle, Jakarta, Kamis (10/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Audie enggan menduga ada kelalaian dalam pengoperasian lift dan menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. Ia mengaku, kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan berencana meminta keterangan langsung dari pengelola gedung tersebut.
Sebelumnya, sekitar pukul 09.40 WIB sebuah lift milik PT Nestle Indonesia di Gedung Arkadia, Jakarta Selatan, jatuh dan menyebabkan dua orang meninggal, serta satu orang mengalami luka-luka.
Dalam keterangan sebelumnya, Audie mengatakan ada kerusakan pada tali utama lift dan diduga menjadi menyebabkan lift tersebut terjatuh dari lantai 7 ke lantai 3.
Diketahui bahwa lift tersebut merupakan lift khusus karyawan PT Nestle Indonesia. Kantor PT Nestle Indonesia sendiri berada di lantai 3 hingga lantai 7 Wisma Nestle, Jakarta.
Selain PT Nestle Indonesia, terdapat pula beberapa perusahaan yang berkantor di gedung tersebut. Usai kejadian kecelakaan tersebut, sejumlah karyawan juga terlihat tetap melakukan aktivitasnya dengan normal. (obs)