Aceh kini memeringati 11 tahun peristiwa mengenaskan itu. Mulai Jumat (25/12) malam, puluhan wartawan dari berbagai media menggelar doa bersama mengenang rekan-rekannya yang menjadi korban maupun masyarakat yang meninggal.
"Kegiatan ini juga diisi pemberian santunan kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal saat tsunami," kata Ketua Panitia, Salman Mardira seperti dikutip dari kantor berita Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka baru kembali melaut tanggal 26 Desember sore," kata Wakil Sekjen Panglina Laot Aceh, Miftah Cut Adek.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh pun menggelar peringatan kejadian itu. Acara yang digelar Sabtu hari ini, mencakup ziarah, zikir, serta upara peringatan. Beberapa acara pendukung seperti panggung seni dan pameran pun digelar. (antara/rsa)