Dalam sambutan acara Haul ke-6 KH Abdurrahman Wahid di Pondok Pesantren Tebu Ireng pada Sabtu (26/12), Gus Solah menyentil para tokoh NU saat ini dengan menceritakan sosok KH Hasyim Asyari yang tidak gila jabatan.
Gus Solah mengatakan bahwa Hasyim Asyari ditawari jabatan Presiden Indonesia pertama oleh tentara Jepang sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Solah mengatakan, selain tak gila jabatan ajaran Hasyim Asyari lainnya adalah bahwa ibadah dalam Islam tak sebatas ritual keagamaan. Tetapi juga ibadah sosial dan kenegaraaan.
“Sayang sekali kini banyak tokoh NU terbukti kurang pandai memberi manfaat pada NU, tetapi pandai sekali mengambil manfaat dari NU untuk kepentingan dirinya serta kelompoknya. Sehingga terjadilah hal-hal yang tidak kita inginkan dalam muktamar yang terakhir,” katanya seperti diberitakan detikcom.
“Semoga mereka yang seperti ini diberikan oleh Allah keadilan agar mereka menyadari dan memperbaiki diri.”
Muktamar NU ke-33 pada Agustus lalu diwarnai kekisruhan setelah muncul tudingan politik uang untuk meloloskan model musyawarah mufakat atau Ahlus Halli Wal’aqdi (Ahwa) dalam pemilihan Rois A’am PBNU.
Peringatan Haul ke-6 Gus Dur di Ponpes Tebu Ireng Jombang itu sendiri, dihadiri sejumlah tokoh nasional. Antara lain, Wapres Jusuf Kalla (JK), Nusron Wahid, dan Alwi Shihab. Selain itu hadir pula kiai sepuh NU Maimun Zubair atau Mbah Moen. (yns)