Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan terdapat lima desa pada tiga kecamatan di Jombang yang diterjang banjir. Kelimanya adalah Desa Perak di Kecamatan Perak; Desa Jatipelem di Kecamatan Diwek; serta Desa Pulo Lor, Desa Sambong Santren dan Desa Tambakberas di Kecamatan Jombang.
"Kronologinya, hujan deras disertai angin turun di desa-desa itu sejak 31 Desember lalu," ujar Sutopo kepada CNN Indonesia, Minggu (3/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPBD Kabupaten Jombang menyatakan seorang warga Desa Pulogentengan bernama Winah (52) mengalami cedera karena tulang pinggulnya lepas dari engsel.
Jumat pekan lalu, Desa Banyulegi di Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto, juga dilanda banjir. Banjir terjadi pukul 06.00 WIB akibat hujan deras turun sejak malam pergantian tahun.
Banjir di desa itu berlangsung hingga pukul 12.35 WIB. "Warga kemudian bekerja bakti membersihkan rumah yang terdampak banjir. BPBD Mojokerto juga tetap memonitor debit air Kali Lamong untuk mengantisipasi peningkatan debit air," kata Sutopo.
Lihat juga:Bencana Besar di Indonesia Sepanjang 2015 |
Sungai Citarum yang meluap menyebabkan sepuluh rumah terendam air setinggi 50 sentimeter. Sebanyak 40 warga pun mengungsi ke gedung olahraga di kelurahan tersebut. (agk)