"Semuanya mau dukung ya alhamdulillah wa syukurillah," ujar politisi yang akrab disapa Pram itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).
Pram mengaku belum pernah mendengar kabar tersebut dan baru mengetahui dari pertanyaan wartawan. Yang jelas, tuturnya, pemerintah tidak mau ditarik-tarik dalam persoalan konflik internal partai berlambang beringin itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Partai Golkar kubu Ical akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di mana kemungkinan Golkar mendukung pemerintah menjadi salah satu agenda pembahasan.
"Di bahas dalam Rapimnas apakah kita tetap di luar pemerintahan atau bergabung dengan pemerintahan. Tapi bukan di KIH ya," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali Nurdin Halid.